Duta BUMN: A Journey to a Better Synergy
“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”, merupakan salah satu kata bijak yang paling terkenal di Indonesia yang berasal dari Presiden Republik Indonesia Pertama yakni Ir. Soekarno. Bung Karno, begitu Ia biasa disapa, paham betul bahwa peran dan keberadaan pemuda memiliki makna yang sangat mendalam bagi perkembangan suatu bangsa dan menjadi ujung tombak perjuangan bangsa tersebut. Masih sangat relevan dengan kondisi Negara Indonesia di masa sekarang, keberadaan pemuda pun tak ayal tetap menjadi salah satu elemen utama dalam perjalanan suatu bangsa, terutama dalam mewujudkan negara berdaya saing tinggi guna “survive” dalam persaingan bebas internasional.
Indonesia, negara yang berhasil bertahan dari gempuran krisis ekonomi Eropa yang mulai menyeruak di tahun 2010 dan mencapai puncaknya pada rentang tahun 2013-2014 serta berhasil mempertahankan posisi di antara negara dengan pertumbuhan ekonomi terbaik dunia melalui forum G-20 sejatinya telah memiliki posisi yang baik di mata dunia. Dengan peringkat angkatan kerja pada posisi ke-4 dunia, jelas terlihat bahwa usia produktif masih menjadi yang paling dominan di antara cluster usia lainnya. Namun yang sangat disayangkan, berdasarkan sebuah laporan yang dibuat oleh World Economic Forum menunjukan bahwa daya saing (competitiveness) Indonesia berada di peringkat ke-59, jauh di bawah negara tetangga Malaysia yang duduk di peringkat ke-25.
Berdasarkan hal tersebut di atas, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Forum Humas BUMN (FH BUMN) sejak tahun 2011 menggagas sebuah ajang pemilihan muda-mudi terbaik di lingkungan BUMN. Kegiatan yang diberi tajuk Pemilihan Duta BUMN ini memiliki tujuan untuk menjaring representasi BUMN guna menjadi role model dan juga influencer bagi masyarakat secara umum, maupun bagi kaum muda lainnya sehingga dapat menciptakan image Pemuda BUMN yang dinamis, professional dan jauh dari kesan birokratis. Selain itu, dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan akan tercipta sebuah sinergi yang kedepannya dapat menjadi momen bagi para muda-mudi BUMN untuk saling berbagi ilmu dan meningkatkan kompetensi melalui jalur yang lebih informal dan “muda”.
Walaupun baru digelar sebanyak 4 (empat) kali, antusiasme dari BUMN dirasa cukup baik dan meningkat tiap tahunnya. Berbeda dengan pemilihan-pemilihan lainnya, Duta BUMN sejak kemunculan pertamanya selalu berupaya memberikan kontribusi melalui program kerja sebagai langkah pengejawantahan tujuan dilaksakannya pemilihan ini, sebagaimana telah disampaikan sebelumnya. Di tengah kesibukan para anggotanya, Para Duta BUMN yang kemudian lebih akrab disebut sebagai Ikatan Pemuda BUMN telah berhasil melaksanakan serangkaian program kerja antara lain kegiatan Sharing Session, sebagai program kerja utama dan serangkaian kegiatan lainnya.
Pada tanggal 5 Desember 2014, Kegiatan Pemilihan Duta BUMN 2014 telah selesai dilaksanakan. Dengan komposisi peserta sebanyak 36 orang yang berasal dari 18 BUMN dengan latar belakang bisnis dan bidang kerja yang beragam, Para Pemuda BUMN terpilih ini telah mempersiapkan serangkaian kegiatan melalui Program Kerja Pemuda BUMN 2014-2015 yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengingkatan citra positif BUMN dan meningkatkan kapasitas Para Pemuda BUMN dengan mengusung jargon “Sinergi Sejak Muda”. Program kerja yang dilaksanakan pun tidak tertutup hanya untuk Para Duta BUMN saja, namun terbuka bagi seluruh muda mudi BUMN. Oleh karena itu, bersama dengan tulisan ini, kami mengundang Muda-Mudi BUMN dimanapun berada untuk menjadi bagian dari kami, Pemuda BUMN!
Salam Sinergi Sejak Muda!
Kontributor: Didi Andrian Indra | PT Pertamina (Persero)